Powered By Blogger
Showing posts with label Kalimat terbuka (Logika Himpunan). Show all posts
Showing posts with label Kalimat terbuka (Logika Himpunan). Show all posts

Saturday, November 10, 2018

Kalimat Terbuka

     Kalimat terbuka adalah yang membuat peubah, sehingga belum dapat ditentukan nilai kebenarannya.
      Kalimat semacam ini masih "terbuka" untuk menjadi pernyataan yang benar atau yang salah.
      Definisi: Setiap pernyataan yang bernilai benar atau salah, disebut kalimat terbuka. Tidak bisa kedua-duanya atau nilai lainnya.
      Misalnya pernyataan"Program komputer ini memiliki bug" adalah kalimat bernilai benar atau salah. Disini sebenarnya ada dua pilihan dengan memakai pengertian teknis. Pengertian teknis berarti tak ada kemungkinan lain yang terjadi, ternyata banyak sekali pernyataan dan argumen yang tidak bisa dipakai dengan pengertian teknis.
      Contoh:

  • x  adalah bilangan bulat 
  • x + 2 > 10
  • x² - 3x + 5 = 10
  • x = 2x + 1

      Kita dapat mengubah suatu kalimat terbuka menjadi pernyataan dengan mengganti (mensubstitusikan) semua peubah yang termuat di dalamnya dengan konstanta dari semestanya.                 Pernyataan yang dihasilkan bisa bernilai benar, bisa bernilai salah.
      Kalimat terbuka harus berbentuk suatu pernyataan yang berupa kalimat, harus memiliki subjk dan predikatnya masing-masing dan bisa bertambah objeknya.

Variabel dan konstanta proposisi

       Variabel dan konstanta proposisi adalah proposisi yang berisi satu variabel proposional atau satu konstanta proposional disebut proposisi atomik. Semua proposisi bukan atomik, disebut proposisi majemuk, dan semua proposisi majemuk memiliki minimal satu perangkat logika.
        Huruf-huruf A,B, dan C yang mengganti proposisi-proposisi tersebut adalah variabel proposional yang hanya memiliki nilai benar (True) atau salah (false) saja. Ingat pemberian nilai hanya ada dua kemungkinan yakni T dan F saja. Disini tidak pakai B (benar) dan S (salah) tetapi T dan F.
         Variabel dan konstanta proposional adalah proposisi atomik yakni proposisi yang tak dapat dipecah lagi. Mengandungkan beberapa proposisi atomik dengan perangkat tertentu, menghasilkan proposisi majemuk.
         Contoh: 
Lihat proposisi majemuk berikut ini: 

  • A atau B.     (A or B)
  • A dan B.      (A and B)
  • Bukan A.      (Not A)

        Jadi, jika kata-kata "atau" (or), "dan" (or), dan "bukan" (not) digunakan sebagai perangkat umersngkaikan proposisi-proposisi yang disebut perangkat dasar atau perangkat alamiah.

UAS PENDIDIKAN INFORMATIKA

Kali ini saya akan membuat tutorial mengenai cara membuat raport secara otomatis di excel, baik menggunakan vlookup, hlookup, dan data....